WoW -#16 – 26/06/13

image

Alin : “Ini ada orangnya empat, lagi mau jalan-jalan”
Bunda : “Memang pada mau jalan-jalan kemana?”
Alin : “Kemana-mana aja, terserah. Bunda lihat itu ada pintunya, itu baru keluar dari rumah orangnya”
Bunda : “Orangnya namanya siapa aja?”
Alin : (terdiam beberapa saat) “Besok Alin tulisin namanya ya Bunda”
πŸ™‚

Advertisements

Berakhir Minggu ke Cimory Ungaran

Adik saya, Ipunk, berulang tahun awal Juni ini. Hari minggu kemarin, dia mentraktir kami sekeluarga di Cimory yang baru beberapa bulan lalu buka di Kabupaten Semarang. Ngeh pertama kali tentang tempat ini dari Amel yang nge-review di sini πŸ™‚ Oh ya, Amel ini teman blogger yang ngga sengaja kenalan lewat blog juga. Dia dan keluarga kecilnya sangat hobby jalan-jalan sambil kulineran dan selalu update acara halan-halan itu di blognya πŸ™‚

Nah, atas saran dari beberapa teman yang sudah pernah ke Cimory, kami berangkat sekitar pukul 09.00 dari rumah. Walaupun sudah bulan ketiga buka, masih tetap ramai sekali tempat ini, antriannya bisa sampai nomor puluhan lho…. Untungnya lokasi Cimory tidak terlalu jauh dari rumah, cukup 15 menit saja sudah sampai πŸ™‚ Dan bener aja, sampai disana, parkir mobil yang didepan sudah penuh sehingga kami diarahkan untuk parkir masuk di area belakang.

Masuk melalui pintu depan, kami disambut patung sapi yang juga berfungsi sebagai penunjuk arah. Di sebelah kiri pintu masuk terdapat mini swalayan yang menyediakan cemilan-cemilan, sosis, es krim, produk susu dan yoghurt yang bisa kita beli untuk dibawa pulang. Sementara di sebelah kanan terdapat jalan menuju lokasi resto. Ada ruangan yang cukup besar dengan beberapa kursi tunggu dan meja resepsionis. Resepsionis disini bertugas untuk memberikan nomor/kupon antrian serta mengatur nomor meja bila kondisi tamu membludak. Bagi tamu-tamu yang menunggu kesiapan meja, selain bisa duduk di kursi yang disediakan, disediakan pula stall penjual sosis dan milk pao.

Setelah mendapatkan meja, kami pun memesan beberapa menu makanan dan minuman. Well, secara harga dibandingkan dengan rasa, tidak bisa dikatakan murah juga sih πŸ˜€ Kebanyakan menu makanannya adalah produk olahan ayam πŸ˜€ Jadi, lain waktu, lebih baik makan dulu di rumah/tempat lain lalu main ke Cimory buat mimik susu sama menikmati view alam deh πŸ™‚ πŸ™‚

cimory 1

So, ada apa aja di Cimory Ungaran? Ada sapi pastinya πŸ™‚ Sapinya ada 3 ekor yang gedhe dan 1 ekor anak sapi (pas kami berkunjung kesana kemarin ya). Lalu di sebelah kandang sapi ada kandang kelinci dan rusa. Agak naik sedikit ke atas, terdapat kolam ikan arapaima yang super gedhe ukurannya. Ada playland nya juga, dari perosotan, jungkat jungkit dan ayunan. Pas kemarin disana, kami juga melihat ada ruangan yang masih under construction, bakalan ada sesuatu yang baru lagi nih πŸ™‚

Semua interior dan eksterior bangunan bernuansa motif sapi, hitam putih. Bahkan bungkus toothpick nya pun motif sapi πŸ˜€ Lokasi restonya juga unik, terdiri dari 3 level ketinggian. View luarnya ya serba hijau dengan langit yang biru….kalau cuacanya cerah lho yaaa….. πŸ˜€ Di belakang kandang sapi sebagai batas kawasan Cimory, terdapat kali/sungai yang airnya cukup terdengar gemericik πŸ™‚

Setelah pose wajib dilakukan (which itu itu berada di depan tulisan hiasan rumput bertuliskan CIMORY), kami pun beranjak pulang. Tempatnya menyenangkan, pelayanannya juga baik. Seandainya playland lebih diperbanyak, harga makanannya diturunkan dengan cita rasa makanan ditingkatkan (ngaleeeem….) atau penambahan media audio visual yang menceritakan proses pembuatan susu/yoghurt….rasanya tempat ini akan lebih menarik untuk dikunjungi πŸ™‚

cimory 3

Pyaaarrr…… – FWA#9

Pada waktu Alin berulang tahun yang ke 2, dia mendapatkan hadiah celengan beruang dari Tante Nofa. Celengan ini terdiri dari 3 bagian, kepala, badan dan kaki dan baru mulai digunakan sekitar 2 tahun yang lalu. Sejak sekitar pertengahan 2011, setiap kali Alin mendapatkan atau menemukan uang receh/logam, ia bertugas untuk memasukkannya ke celengan beruang. Celengan beruang ini sebetulnya sudah penuh di akhir 2012 kemarin namun memang tidak langsung dibongkar. Jadi ketika celengan beruang penuh, koin-koin yang baru dimasukkan ke celengan angry bird, goodie bag dari teman Alin yang berulang tahun beberapa bulan yang lalu πŸ™‚

Nah, hari kamis pas liburan Isra’ Mi’raj kemarin, akhirnya celengan beruang pun kami bongkar πŸ™‚

alin dan celengan beruang

Enaknya celengan ini adalah setelah dibongkar, celengan masih bisa digunakan untuk menyimpan koin yang baru lagi karena untuk membongkarnya cukup dengan membuka kenop yang ada di bawah masing-masing bagian.

Saya yang membuka kenopnya (karena memang cukup sulit juga untuk membukanya) lalu Alin yang mengeluarkan koin-koin di dalamnya. Setelah semua koin keluar a.k.a tersebar di tikar, saya meminta Alin untuk mengelompokkan masing-masing nominal. Ternyata yah, di celengan beruang-nya Alin terdapat uang logam dari jaman jadul (jadulnya saya tapinya yah πŸ™‚ ) sampai yang terbaru dan juga koin-koin mainan Game Fantasia πŸ˜€ Nominal terkecil yang ditemukan adalah Rp. 25,- sampai yang terbesar Rp. 1000,-.

bongkar

Nah, setelah terbagi-bagi sesuai nominal. kami pun mulai menyusunnya per nominal 10 keping lalu direkatkan dengan selotip. Alin kebagian untuk membagi-bagi menjadi 10 keping, lalu saya dan si Mbak kebagian untuk merekatkan dengan selotip. Yah, tapinya karena anak kecil, ngga betah lama-lama dia buat membagi-bagi 10 keping itu. Ketika beberapa 10 kepingan sudah terekat selotip, Alin pun memainkan satuan kepingan itu dan dia jadikan…..pagar sapi πŸ˜€ Iyah, dia membayangkan memiliki sapi yang dikelilingi oleh pagar uang logam πŸ™‚ Sehingga belum sampai setengah total koin dibagi-bagi, saya dan si Mbak mengambil alih untuk membagi-bagi dan merekatkan keping uang logam sementara si anak kecil sibuk menceritakan sapi imajinasinya πŸ˜€ πŸ˜€

coins

Setelah semua terekatkan, ternyata ada beberapa keping uang logam yang tidak mencapai 10 keping per nominal. Uang-uang itu oleh Alin dimasukkan kembali ke dalam celengan beruangnya. So….berapakah jumlah uang logam Alin di celengan beruangnya? Jumlahnya seratus sepuluh rebu sodara-sodara πŸ˜€ πŸ˜€ Jadi, tabungan Alin selama 2 tahun di celengan beruang berjumlah Rp. 110.000,- (tidak termasuk uang logam yang kita masukkan kembali ke celengan yah). Sedikit? Ngga papa…..memang kami tidak mentargetkan nominal yang besar. Sejauh Alin sudah terbiasa untuk menyimpan uang receh di celengan, target kami tercapai! πŸ™‚ πŸ™‚

Lalu apa yang akan Alin lakukan dengan uang logam yang sudah dibongkar? Tentunya uang-uang itu akan dimasukkan ke tabungan. Kebetulan Alin sudah kami bukakan tabungan junior sejak dia bayi dulu. Sekarang saya perlu merencanakan waktu kapan Alin akan menyetorkan uang itu. Kemungkinannya sih di sekitar akhir bulan ini atau awal bulan depan ketika liburan sekolah berlangsung πŸ™‚

Hand, Foot and Mouth Disease (HMFD)

Pernah dengar istilah penyakit Flu Singapore?

Sekitar setahun yang lalu, pertengahan April 2012, badan Alin menjadi lebih hangat daripada biasanya dan berlanjut dengan flu ringan (hidungnya srat srut tapi tidak ada ingus yang keluar). Lalu muncul bercak-bercak merah di sekitar mulutnya. Secara dia masih riang gembira sukacita dan tidak menampakkan rasa sakit, saya pikir dia hanya flu saja dan bercak merah itu adalah karena biang keringat. Saya pun tenang-tenang saja. Sampai hari ketiga badannya masih hangat dan bercaknya semakin banyak, ke dokter Herawati Juslam-lah saya menuju.

Belum lagi Alin diminta berbaring, setelah mendengar cerita gejala-gejala dari saya, bu dokter menyampaikan kecurigaannya kalau Alin terkena Flu Singapore. Ketika Alin berbaring dan diperiksa lebih lanjut, dokter Hera pun semakin yakin menetapkan kalau penyakitnya memang Flu Singapore. Terus terang, itulah kali pertama saya berkenalan dengan penyakit ini.

Jadi apa itu Flu Singapore? Berikut ringkasan dari hasil googling waktu itu dan penjelasan dokter Hera

Flu Singapore adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang bernama Enterovirus. Penyakit ini termasuk dalam penyakit Tangan, Kaki dan Mulut (wong Londo bilang Hand, Foot and Mouth Disease a.k.a HFMD). Jadi bercak-bercak merah (akibat si virus itu) munculnya di sekitar tangan, kaki dan organ mulut. Flu SingaporeΒ  sifatnya menular melalui kontak langsung dan rentan bagi anak-anak balita (kalau sudah gedhe-an katanya sih tubuh sudah kebal terhadap virus itu). Dari awal gejala sampai sembuh biasanya memakan waktu seminggu sampai 10 hari-an. Hanya saja selama sakit, disarankan sebaiknya si anak “istirahat” dari acara bermain dengan teman-temannya karena penularannya termasuk cepat.

Gejalanya seperti apa? Mirip seperti yang Alin alami waktu itu. Ada demam, flu dan muncul bercak-bercak merah di kaki atau tangan atau mulut. Di beberapa anak malah katanya bisa panen sariawan sehingga menjadi sulit makan (panen sariawan tentunya ngga enak banget buat makan atau menelan yah 😦 ).

HFMD 2012Tuuuh….kelihatan kan bercak-bercak merah di sekitar mulutnya. Foto ini diambil pas kita lagi otw ke dokter Hera πŸ™‚

Menurut dokter Hera, saya tidak perlu panik karena penyakit ini bisa disembuhkan, apalagi waktu itu Alin kondisinya tidak terlalu parah. Sariawannya sedikit dan tidak besar sehingga memang Alin masih beraktivitas makan dengan normal (normal lama tetep siiih….. πŸ™‚ ). Dan kebetulan juga di bulan itu, kasus flu singapore lagi banyak di Semarang….that’s why dokter Hera simsalabim bisa menebak di awal yah πŸ™‚

Pulang dari dokter Hera, saya googling tentang penyakit ini sembari laporan sama ayahnya Alin. Eeeeh….secara juga belum tahu apa itu flu singapore, si Ayah nyeletuk iseng deh, “Apa mungkin virusnya dari Singapore, kan Bunda baru pulang dari sana kemarin (kebetulan 2 minggu sebelum Alin sakit, saya memang baru pulang dari Singapore), mungkin ada tas atau bawaannya yang kurang bersih“. Waaaah……saya langsung es-mo-si dong ya dan menjawab sekecap, “Ayah gugling dulu deh apa itu flu singapore” …… *cieeee……si emak berubah jadi emak macan* πŸ˜€

Alhamdulillah setelah meliburkan diri dari sekolah sekitar seminggu, Alin sembuh dan bisa beraktivitas normal kembali.

Nah, itu kejadian sudah setahun yang lalu, kenapa juga cerita-cerita sekarang?

Saya cerita disini sekarang karena…..di sekolah lagi mewabah flu singapore niiiih……huhuhuhu….. 😦 😦

Selama 2 minggu kemarin, sudah ada 3 anak playgroup yang kena flu singapore. Saya jadi khawatir juga….masih cari-cari info, apakah seorang anak bisa kena flu singapore lagi kalau sebelumnya sudah pernah kena?

Mudah-mudahan ngga lah ya……