Her first entrepreneurship project

IMG-20130516-04288

Begitulah gaya si anak kecil presentasi🙂

Salah satu program tahunan di Bukit Aksara adalah project entrepreneurship dimana anak-anak diminta untuk mengeluarkan ide dan mengeksekusinya menjadi suatu benda yang kemudian mereka presentasikan di depan orang tua untuk kemudian dijual atau dilelang. Nah, tahun ini, tema project entrepreneurship play group adalah Me and My Favorite Place. Anak-anak diminta untuk berkreasi membuat tempat kesukaan mereka ketika liburan. Project ini dimulai sekitar akhir februari atau awal maret lalu. Saat itu, anak-anak diminta untuk membawa karton atau kaleng susu bekas yang akan digunakan sebagai bahan project mereka.

Lalu apakah yang dibuat Alin? Alin membuat hotel! Dia sudah menyampaikan hal ini ketika awal memulai project itu di sekolah. Hanya sesekali saja dia bercerita tentang project hotel-nya. “konsultasi” satu-satunya yang pernah dia lakukan ke saya ketika dia bertanya apa yang kita pakai kalau mau naik ke kamar yang paling atas, dan saya memberi alternatif antara tangga, eskalator atau lift. Dan dia memilih lift🙂

Nah, hari kamis, 16 Mei lalu, kami para orang tua play group diundang ke sekolah karena pada hari itu, anak-anak kami akan melakukan presentasi mengenai hasil project mereka. Kami semua tentunya excited mendapat undangan tersebut. Belum pernah terbayang oleh kami bagaimana anak-anak kecil ini akan maju ke panggung dan melakukan presentasi. Lucu saja kesannya🙂 Saya pribadi pun penasaran bagaimana Alin akan presentasi secara dia bukan tipe anak yang mudah casciscus dengan orang baru, lha ini malah diminta presentasi di depan banyak orang🙂

Saya menyempatkan cuti pada hari itu. Semalam sebelumnya, Alin “nge-brief” saya kalau besok pagi, Alin akan ngomong pakai halo-halo (a.k.a mic😀 ) bersama miss-nya. Bunda diminta untuk mendengarkan saja.😀 Sistem presentasinya adalah anak tampil ke panggung kemudian memberi salam ke teman-teman dan orang tua yang hadir. Mereka kemudian menjelaskan hasil projectnya. Tetapi jangan dibayangkan seperti layaknya orang dewasa presentasi yah. Miss Ratih, Miss Iin dan Mr. Rion yang bergantian bertugas sebagai MC beberapa kali memberikan pertanyaan pancingan ke anak yang tampil. Nah, si anak akan menjawab dengan menjelaskan. Ada anak-anak yang menjelaskan panjang lebar, ada yang menjelaskan dengan singkat dan ada juga yang terdiam tidak bisa menjawab🙂

Alin tampil presentasi urutan ke-6. Dia naik ke panggung, berdiri di depan mic, hasil projectnya berada di meja di atas panggung, ditemani Miss Ratih yang menjadi MC. Setelah menyapa teman-teman dan Oom Tante, Alin mulai menjawab dan menjelaskan projectnya. Paparannya singkat tidak terlalu panjang. Ketika sesi pertanyaan dibuka, mama Anggie (mamanya Queena) bertanya kenapa Alin suka dengan hotel. Dan si anak kecil pun dengan polosnya menjawab, karena di hotel ada AC nya, ada kulkas dan kolam renang hahaha…..😀 Ya jelas lah, secara rumah masih di kawasan yang dingin jadi kami memang tidak memakai AC di rumah. Alin tidur menggunakan AC memang hanya ketika liburan menginap di hotel🙂 Nah, ketika Mr. Rio menawarkan apakah Alin akan menjual hotelnya ke Oom Tante selain Mama Papa, Alin pun membolehkan. Saya agak lupa, dia membuka di harga limapuluh ribu atau lima ratus ribu, yang kemudian ditawar Mama Anggie menjadi dua puluh ribu. Ketika saya tawar dua puluh lima ribu, Alin kekeuh memilih menjual dengan harga dua puluh ribu. Melayanglah hotel Alin ke Mama Anggie😀 Sementara itu, Queena juga memperbolehkan project Mall Paragonnya dibeli Oom Tante dan saya pun membelinya (setelah tektokan dengan Mama Puput yang juga mau nawar tapi kena pelototan Seisa, anaknyah😀 ). Dari semua project anak-anak play group, hanya milik Queena dan Alin saja yang tidak kembali kepada pemiliknya masing-masing😀

Berhubung belum sempat lihat jelas projectnya Alin, saya pun dikirimi foto hotelnya Alin. Seperti ini nih…

hotel alin 1

hotel alin 2

Saya salut dengan kegiatan ini karena membuat anak-anak berimajinasi dan berkreasi sesuka mereka. Tapi memang peran gurunya masih sangat besar di project ini. Rasanya sebagian besar proses gunting menggunting dan menempel lebih banyak dikerjakan oleh sang guru secara untuk usia PG kan memang belum begitu maksimal kemampuan motorik halusnya🙂 Setidaknya anak-anak mulai berlatih bagaimana merencanakan sesuatu, melakukan proses dan eksekusi di presentasi akhirnya.

Good job Alin dan teman-temannya!

Saya tidak sabar menunggu project apa yang akan dia buat tahun depan ketika duduk di TK A🙂🙂

5 thoughts on “Her first entrepreneurship project

  1. wah keren juga ada kegiatan begini untuk anak usia play group. dan keren banget juga si Alin, berani menuangkan pikirannya hehe bahkan cuma konsul doang. salut, semoga makin gaul deh Alin😉 hehe btw salam kenal ya mba🙂

    • Hai Putri, salam kenal juga…🙂

      Walaupun belum maksimal mengerjakannya secara mandiri tetapi buat saya, keberanian dan semangat Alin untuk berkreasi adalah yang utama dan syukurlah dia tampakkan di usianya sekarang🙂 Semoga stimulus-stimulus dari lingkungan akan membuat dia lebih terpacu lagi ya🙂

      Oh iya, barusan sempat ngintip dikit blog-nya Putri🙂 Suka traveling juga nih sepertinya🙂

      • iya mba, semangat dan kemauannya yg paling penting, lama-lama akan terdevelop sendiri skill nya hehehe😀 amin semoga lebih terpacu.

        hehe makasih mba udah mampir, iya suka banget jalan-jalan liat-liat tempat lain😀

      • Wah, saya jadi pengen nyempatin waktu buat baca-baca postingannya Putri, apalagi yang nyangkut sama acara jalan-jalan nya…..menarik🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s