Alin’s Toilet Learning

Untuk urusan toilet learning, saya merasa Alin cukup lancar melaluinya. Dia sudah terbiasa pipis dan pup di kamar mandi dari sejak dia bisa duduk sempurna (dibawah 1 tahun). Sekitar umur 2 tahun, dia sudah bisa ngomong “eek” kalau mau pup, tapi masih seringkali kecolongan ngompol. Namun kami masih terus telaten mengajarinya.

Sudah sejak bayi, Alin tidak pernah menggunakan pampers maupun diaper cloth di siang hari. Pampers hanya digunakan kalau tidur malam atau kalau bepergian. So, yang namanya kecelakaan ngompol selalu terjadi di siang hari🙂 Sejak umur 3 tahun kemarin ini, dia sudah bisa ngomong “pipis” kalau mau pipis, tapi beberapa kali masih kecolongan ngompol juga.

Sejak dia mulai masuk sekolah (sekitar bulan Maret kemarin), saya mulai biasakan dia untuk tidak menggunakan pampers saat bepergian, tapi masih digunakan saat tidur malam. Hal ini berjalan cukup baik, kecolongannya masih, tapi bisa terhitung jari dalam sebulan. Sebetulnya bisa dibarengkan dengan lepas pampers saat tidur malam, tapi dasar emaknya masih belum “rela” kalau tengah malam harus sering bangun buat tatur Alin :p

Nah, awal Juni ini, tiba-tiba Alin jadi mulai ogah kalau dipakaikan pampers. Gatal katanya. Risih juga saya rasa. So, karena anaknya yang sudah ogah-ogahan maka emaknya harus sudah mulai membiarkan dia tidur tanpa pampers. 2 malam pertama berlalu dengan sukses (dengan 2 kali bangun, jam 23.30 dan jam 03.00) tapi begitu malam ketiga, saya ketiduran, yah! Ngompol dah Alin-nya ha..ha..ha.. Kenapa harus 2 kali dalam semalam Alin saya ajak ke kamar mandi? Karena dia sampai sekarang masih minum susu pakai dot. Konsumsi susu di malam hari bisa sampai 2 botol @250ml. So, memang harus ditatur 2 kali🙂

Semakin kesini, dia mulai bisa hanya 1 kali ke kamar mandi, sekitar jam 00.00 – 00.30. Dan saya pun mulai mengubah jam tidur. Seringkalinya sekarang saya tidur diatas jam 12 malam setelah tatur dia. Resiko tertidur itu cukup besar Jenderal, jadi sebaiknya saya selesaikan dulu urusan per-kamarmandi-an sebelum tidur😀 Untungnya juga, Alin cukup kooperatif kalau diajak ke kamar mandi tengah malam. Mudah-mudahan tetap lancar jaya besok-besoknya ya sehingga suatu saat bisa bilang, “dagdag….pampers….”

Kalau di sekolah, Alin sudah bisa pipis dan bersih-bersih sendiri (informasi dari gurunya). Dia sudah bisa flush dan membersihkan diri sendiri menggunakan shower (kebetulan kamar mandi di sekolah memang di setting untuk anak kecil – toilet, washtaffel dan shower mini). Good job, my lil’😀

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s