Alin dan puzzle

Alin's new puzzle - 30 pcs

 

Itu adalah puzzle terbaru yang Alin punya seminggu yang lalu. Puzzle dengan 30 pieces yang sudah cukup mahir dimainkannya hari-hari ini.

 

Kesukaannya bermain puzzle dimulai dengan tidak sengaja ketika saya membelikan puzzle 9 pieces sekitar awal 2011 (Alin berusia 2 tahun lebih beberapa bulan saat itu). Puzzle pertamanya bergambar Dora the Explorer. Dia senang lihat gambarnya. Pelan-pelan kita ajari caranya, kadang dia tertarik kadang juga tidak. Beberapa minggu setelahnya, baru Alin tampak mulai bisa dan tertarik. Ketika dia sudah fasih dengan puzzle yang pertama, mulai deh saya berikan puzzle-puzzle dengan gambar yang lain (masih dengan 9 pieces), ini beberapa diantaranya….

9 pcs puzzle

 

Kemudian saya mulai memberikan puzzle dengan 12 pieces (3×4) dan ternyata dia sudah relatif lebih cepat menyusun kembali kepingan-kepingan puzzle itu. Sampai dengan sekitar akhir tahun lalu, saya beri “tantangan” baru dengan puzzle 20 pieces (4×5) bergambar Winnie the Pooh, Hello Kitty dan terakhir (sebulan yang lalu) Spongebob….dan YA! Alin menyukainya! Dia mencoba 2-3 kali sebelum akhirnya lancar menyusun kepingan-kepingan itu.

 

Melihat semangatnya, saya pun semakin tergoda untuk memberikan “tantangan” baru….puzzle dengan 30 pieces (5×6) bergambar Tweety. Saya tidak sengaja membelinya seminggu yang lalu. Ketika saya bawa pulang dari kantor, wajahnya sudah sumringah melihat ada puzzle baru🙂 Dan ketika dia berhasil menyusun untuk kali pertama, saya langsung menggodanya…

B : “Pintaarr….. Ayo, sekarang tweety nya dicium itu…”

A : (cium puzzle tweety)

B : “Baunya pesing ngga itu Alin?”

A : (bingung menatap saya)

B : “Kan tadi siang, kasurnya tweety diompolin Alin….”

A : (ketawa)

Kok ya kebetulan, siangnya, ketika tidur siang, Alin ngompol di kasur yang pada saat itu sedang dipakaikan sprei gambar Tweety😀

 

Ya…ya….ya….saya senang dia familiar dengan permainan puzzle dan semoga menjadi salah satu hobby tetapnya nanti. Dengan bermain puzzle, akan melatih otak mempelajari pola-pola dan yang pasti, belajar untuk konsentrasi/fokus yang semoga di kemudian hari akan membantunya ketika ia mulai bersekolah🙂

 

Pssst….saya sebetulnya juga penggemar puzzle. Terakhir main puzzle sekitar tahun 2003 ketika saya masih kuliah profesi di Yogya. Puzzle terakhir saya adalah gambar kastil dengan pemandangan yang terdiri dari 1000 pieces. Nah, saya penasaran, kira-kira Alin bisa “menghabiskan” 1000 pieces pada usia berapa ya? *pertanyaan emak yang aneh ini mah* 😀

 

Oiya, ini beberapa “gaya” Alin kalau lagi main puzzle🙂

gaya 1

 

gaya 2

 

gaya 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s